TalakBagian 1 (Hukum Talak) Semua yang terjadi dalam perjalanan hidup seorang manusia merupakan kehendak Rabbnya Yang Maha Agung. Seorang manusia tidak akan selamanya merasa bahagia dan juga tidak akan selamanya menanggung nestapa. Dari semua perputaran kejadian yang kita temui pada setiap episode kehidupan membawa
Seseorangyang memahami benar posisinya sebagai pendamai akan membantu pihak-pihak yang terlibat dalam konflik mengerti dari mana harus memulai menyelesaikan konflik. Jika sudah demikian, Anda akan mampu memahami benar apa yang terjadi dan apa akar permasalahan dari sebuah konflik, dan kemudian dapat membuat pengamatan dan
Apayang akan terjadi ketika seseorang mempercayai semua tuhan? Religion. 1 comment. share. save
Janganmenyalahkan diri sendiri. 1. Ingatlah bahwa Anda tidak bersalah. Meskipun Anda yang menyebabkan suami merasa kecewa dalam hubungan suami istri, ia harus bertanggung jawab atas tindakannya sebab ia sendiri yang memutuskan berselingkuh. Jika tidak, bisa dipastikan ia akan berselingkuh lagi kalau merasa kecewa.
Jika dikerjakan untuk mengikis gejolak syahwatnya, hukumnya haram. – Jika dilakukan untuk menghindari diri dari bahaya zina atau liwath (homoseksual) yang benar-benar atau hampi-hampir terjadi, maka hukumnya diperbolehkan, tetapi jika setelah mencoba usaha berpuasa, mengalahkan bisikan jiwa dan bertakwa kepada Allah.
10Pertanyaan Kunci yang Biasa Diajukan Oleh Orang-Orang yang belum bertobat. By Dr. Norman Geisler & David Geisler. 1. Tidak masalah apa yang Anda percayai selama Anda tulus, berniat baik dan tidak menyakiti orang. Jawab: Orang dapat melakukan sesuatu dengan niat baik tanpa menyadari bahwa ia sedang melakukan kekeliruan.
3ptlX. 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID hiAWGOsC4iamG3Wo7V-MnuImg06feS7QCIGVdvBn12H0Kg4lYOQudA==
GambarAn Hispanic young woman crying. She is holding a handkerchief. Tears are rolling down her face. Kita Semua Perlu Bertobat Apakah dosa itu? Apa dampak dosa kita terhadap diri kita? Iman kepada Yesus Kristus secara alami menuntun pada pertobatan. Senantiasa ada kebutuhan untuk pertobatan di dunia sejak zaman Adam hingga zaman sekarang. Tuhan memerintahkan Adam, “Karena itu ajarkanlah kepada anak-anakmu, bahwa semua orang, di mana pun harus bertobat, sebab kalau tidak, mereka tidak dapat mewarisi kerajaan Allah, sebab tidak ada hal yang tidak bersih dapat tinggal di sana, atau tinggal di hadirat-Nya” Musa 657. Kita datang ke dunia untuk tujuan tumbuh dan berkembang. Ini adalah proses seumur hidup. Selama masa ini kita semua berdosa lihat Roma 323. Kita semua perlu bertobat. Kadang-kadang kita berdosa karena pengabaian, kadang-kadang karena kelemahan kita, dan kadang-kadang karena ketidakpatuhan secara sadar. Dalam Alkitab kita membaca bahwa “di bumi tidak ada orang yang saleh yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa” Pengkhotbah 720 dan bahwa “jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita” 1 Yohanes 18. Apakah dosa itu? Yakobus mengatakan, “Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa” Yakobus 417. Yohanes menjabarkan dosa sebagai “semua kejahatan” 1 Yohanes 517 dan “pelanggaran hukum” 1 Yohanes 34. Itulah sebabnya Tuhan berfirman, “Semua orang, di mana pun harus bertobat” Musa 657. Kecuali Yesus Kristus, yang menjalani kehidupan yang sempurna, semua orang yang pernah hidup di bumi telah berdosa. Bapa Surgawi kita dalam kasih-Nya yang besar telah menyediakan bagi kita kesempatan ini untuk bertobat dari dosa-dosa kita. Menjadi Bebas dari Dosa-Dosa Kita melalui Pertobatan Apakah pertobatan itu? Pertobatan adalah cara yang disediakan bagi kita untuk menjadi bebas dari dosa-dosa kita dan menerima pengampunan baginya. Dosa memperlambat kemajuan rohani kita dan bahkan dapat menghentikannya. Pertobatan memungkinkan kita untuk tumbuh dan berkembang lagi secara rohani. Kesempatan istimewa untuk bertobat dimungkinkan melalui Kurban Tebusan Yesus Kristus. Dalam cara yang tidak kita pahami sepenuhnya, Yesus membayar dosa-dosa kita. Presiden Joseph Fielding Smith mengatakan tentang hal ini “Saya telah menderita rasa sakit, Anda telah menderita rasa sakit, dan kadang-kadang itu cukup hebat; namun saya tidak dapat memahami rasa sakit … yang akan menyebabkan darah, seperti keringat, menetes dari tubuh. Itu sesuatu yang mengerikan, sesuatu yang luar biasa …. … Tidak ada seorang pun yang pernah dilahirkan di dunia ini yang dapat bertahan menanggung beban yang dipikulkan kepada Putra Allah, ketika Dia menanggung dosa-dosa saya dan Anda dan memungkinkannya sehingga kita dapat terhindar dari dosa-dosa kita” Doctrines of Salvation, diseleksi oleh Bruce R. McConkie, 3 jilid [1954–1956], 1130–131; cetak miring dalam teks aslinya. Pertobatan kadang-kadang memerlukan keberanian besar, kekuatan besar, banyak air mata, doa yang tak henti, dan upaya yang tak kenal lelah untuk menjalankan perintah-perintah Tuhan. Asas-Asas Pertobatan Apakah asas-asas pertobatan? Presiden Spencer W. Kimball menyatakan “Tidak ada jalan pintas menuju pertobatan, tidak ada jalan yang diistimewakan untuk menuju pengampunan. Setiap orang harus mengikuti jalan yang sama baik dia kaya maupun miskin, terpelajar maupun tidak terlatih, tinggi maupun pendek, pangeran maupun pengemis, raja maupun orang kebanyakan” Ajaran-Ajaran Presiden Gereja Spencer W. Kimball [2006], 45; cetak miring dalam teks aslinya. Kita Harus Mengenali Dosa-Dosa Kita Untuk bertobat, kita harus mengakui kepada diri sendiri bahwa kita telah berdosa. Jika kita tidak mengakui hal ini, kita tidak dapat bertobat. Alma menasihati putranya, Korianton, yang tidak setia dalam pemanggilan misinya dan telah melakukan dosa serius “Biarlah hanya dosa-dosamu mengganggumu; dengan gangguan yang demikian akan menyebabkan engkau bertobat .… Janganlah sekali-kali berusaha memaafkan dirimu” Alma 4229–30. Tulisan suci menasihati kita lebih jauh untuk tidak membenarkan praktik-praktik penuh dosa kita lihat Lukas 1615–16. Kita tidak dapat menyembunyikan tindakan apa pun dalam kehidupan kita dari diri sendiri maupun dari Tuhan. Kita Harus Merasakan Dukacita bagi Dosa-Dosa Kita Selain mengenali dosa-dosa kita, kita harus merasakan dukacita yang tulus atas apa yang telah kita perbuat. Kita harus merasa bahwa dosa-dosa kita tidak baik. Kita harus ingin membuang atau meninggalkannya. Tulisan suci memberi tahu kita, “Semua orang yang merendahkan diri di hadapan Allah dan menginginkan untuk dibaptis dan tampil dengan hati yang patah dan jiwa yang menyesal, dan … benar-benar telah bertobat akan segala dosa mereka … akan diterima dengan baptisan ke dalam gereja-Nya” A&P 2037. Pelajari 2 Korintus 79–10 dan Mormon 210–14. Dalam cara-cara apa menurut Anda “dukacita menurut kehendak Allah” berbeda dari ungkapan penyesalan? Kita Harus Meninggalkan Dosa-Dosa Kita Dukacita tulus kita hendaknya menuntun kita untuk meninggalkan menghentikan dosa-dosa kita. Jika kita telah mencuri sesuatu, kita tidak akan mencuri lagi. Jika kita telah berbohong, kita tidak akan berbohong lagi. Jika kita telah melakukan perzinaan, kita akan menghentikannya. Tuhan mewahyukan kepada Nabi Joseph Smith, “Dengan ini kamu boleh mengetahui bila seseorang telah bertobat atas dosa-dosanya—Lihatlah, dia akan mengakuinya dan meninggalkannya” A&P 5843. Kita Harus Mengakui Dosa-Doa Kita Mengakui dosa-dosa kita sangatlah penting. Tuhan telah memerintahkan kepada kita untuk mengakui dosa-dosa kita. Pengakuan meringankan beban berat dari si pendosa. Tuhan telah berjanji, “Aku, Tuhan, mengampuni dosa, dan berbelaskasihan kepada mereka yang mengakui dosa-dosanya dengan rendah hati” A&P 612. Kita harus mengakui semua dosa kita kepada Tuhan. Selain itu, kita harus mengakui dosa-dosa kita yang serius—seperti perzinaan, percabulan, hubungan homoseks, perundungan pasangan atau anak, serta penjualan atau penggunaan narkoba—yang dapat memengaruhi kedudukan kita di Gereja, pada wewenang keimamatan yang tepat. Jika kita telah berbuat dosa terhadap orang lain, kita hendaknya mengakui kepada orang yang telah kita sakiti. Beberapa dosa yang tidak serius tidak melibatkan orang lain kecuali diri kita sendiri dan Tuhan. Ini dapat diakui secara pribadi kepada Tuhan. Kita Harus Membuat Penggantian Bagian dari pertobatan adalah membuat penggantian. Ini artinya bahwa sedapat mungkin kita harus memperbaiki kesalahan apa pun yang telah kita lakukan. Sebagai contoh, seorang pencuri hendaknya mengembalikan apa yang dicurinya. Seorang pembohong hendaknya menyatakan kebenaran. Seorang penggosip yang telah memfitnah sifat seseorang hendaknya berusaha untuk memulihkan nama baik orang yang telah disakitinya. Sewaktu kita melakukan hal-hal ini, Allah tidak akan mengungkit-ungkit dosa kita ketika kita dihakimi lihat Yehezkiel 3315–16. Kita Harus Mengampuni Orang Lain Satu bagian yang penting dari pertobatan adalah mengampuni mereka yang telah berbuat dosa terhadap kita. Tuhan tidak akan mengampuni kita kecuali hati kita sepenuhnya dibersihkan dari semua kebencian, kegetiran, dan perasaan buruk terhadap orang lain lihat 3 Nefi 1314–15. “Oleh karena itu, Aku berfirman kepadamu, bahwa hendaknya kamu saling mengampuni, sebab dia yang tidak mengampuni saudaranya atas pelanggarannya, tetap dikutuk di hadapan Tuhan; karena di dalam dirinya bersemayam dosa yang lebih besar” A&P 649. Kita Harus Menaati Perintah-Perintah Allah Agar pertobatan kita lengkap kita harus menaati perintah-perintah Tuhan lihat A&P 132. Kita tidak sepenuhnya bertobat jika kita tidak membayar persepuluhan atau menguduskan hari Sabat atau mematuhi Kata-Kata Bijaksana. Kita tidaklah bertobat jika kita tidak mendukung para pembesar Gereja dan tidak mengasihi Allah serta sesama kita. Jika kita tidak berdoa dan bersikap tidak baik kepada orang lain, kita sesungguhnya tidak bertobat. Ketika kita bertobat, kehidupan kita berubah. Presiden Kimball mengatakan “Pertama, seseorang bertobat. Setelah memperoleh tempat pijakan itu dia kemudian harus menjalankan perintah-perintah Tuhan untuk mempertahankan tempatnya yang menguntungkan itu. Ini penting untuk memastikan pengampunan sepenuhnya” Ajaran-Ajaran Presiden Gereja Spencer W. Kimball, 52. Bagaimana ajaran-ajaran dalam bagian ini berbeda dengan gagasan yang salah bahwa pertobatan adalah pelaksanaan dari daftar langkah-langkah sederhana atau tindakan-tindakan rutin? Bagaimana Pertobatan Menolong Kita Dalam cara-cara apa pertobatan menolong kita? Sewaktu kita bertobat, Kurban Tebusan Yesus Kristus menjadi efektif seutuhnya dalam kehidupan kita, dan Tuhan mengampuni dosa-dosa kita. Kita terbebas dari perbudakan dosa-dosa kita, dan kita menemukan sukacita. Alma menceritakan pengalamannya tentang bertobat dari masa lalunya yang penuh dosa “Jiwaku dilukai [terbebani] dengan sangat hebat dan disiksa oleh segala dosaku. Ya, aku teringat akan segala dosa dan kedurhakaanku, untuk mana aku disiksa dengan penderitaan neraka. Ya, aku melihat bahwa aku telah berontak melawan Allahku dan bahwa aku tidak mematuhi perintah-perintah-Nya yang kudus. … Demikian besar adalah kedurhakaan-kedurhakaanku sehingga memikirkan menghadap ke hadirat Allahku saja menyiksa jiwaku dengan kengerian yang tak terkatakan. … Dan terjadilah bahwa ketika aku … dilukai oleh ingatan akan dosa-dosaku yang banyak, lihatlah, aku teringat juga bahwa aku telah mendengar ayahku bernubuat … mengenai kedatangan seorang Yesus Kristus, Putra Allah, untuk menebus dosa-dosa dunia. Maka ketika jiwaku menangkap pikiran ini, aku berseru di dalam hatiku Ya Yesus, Engkau Putra Allah, kasihanilah aku …. Maka lihatlah, ketika aku memikirkan ini, aku tidak dapat mengingat rasa sakitku lagi …. Dan ya, betapa sukanya dan betapa menakjubkan terang yang kulihat. Ya, jiwaku dipenuhi dengan kesukaan yang sama luar biasanya seperti rasa sakitku! … Tiada suatu hal pun yang dapat begitu enak dan nikmat seperti kesukaanku” Alma 3612–14, 17–21. Bagaimana pertobatan dan pengampunan memberi Alma sukacita? Bahaya dari Menangguhkan Pertobatan Kita Apa beberapa kemungkinan akibat dari menangguhkan pertobatan kita? Para nabi telah menyatakan bahwa “kehidupan ini adalah saat bagi manusia mempersiapkan diri untuk bertemu Allah” Alma 3432. Kita hendaknya bertobat sekarang, setiap hari. Ketika kita bangun di pagi hari, kita hendaknya mengintrospeksi diri untuk memastikan apakah Roh Allah menyertai kita. Di malam hari sebelum kita tidur, kita hendaknya meninjau kembali tindakan dan perkataan kita sepanjang hari itu dan memohon kepada Tuhan untuk membantu kita mengenali apa yang kita perlu bertobat. Dengan bertobat setiap hari dan meminta Tuhan mengampuni dosa-dosa kita, kita akan mengalami proses menjadi sempurna setiap hari. Sebagaimana dengan Alma, kebahagiaan dan sukacita kita dapatlah nikmat dan enak. Tulisan Suci Tambahan Matius 910–13; Lukas 133; Yehezkiel 1830 bertobat atau binasa Alma 721 tidak ada yang tidak bersih dapat tinggal di hadirat Allah 2 Korintus 79–10 dukacita menurut kehendak Allah Mosia 410–12 langkah-langkah menuju pertobatan Yesaya 118; Mosia 2628–32 pertobatan mendatangkan pengampunan A&P 5842 dosa-dosa tidak diingat lagi 2 Nefi 923 pertobatan perlu bagi keselamatan 2 Nefi 221 bertobat saat masih hidup A&P 1915–20 Tuhan telah memerintahkan kita untuk bertobat agar kita tidak perlu menderita seperti Dia
SEBAGAI manusia pasti pernah melakukan kesalahan, baik yang sengaja dan tidak. Ternyata Islam memiliki syarat bertobat. Yaitu agar seorang muslim dapat bertobat dengan sepenuh hati dan jiwanya, tidak mengulanginya dan menjadikannya pelajaran untuk ke depannya. Sebagian hukama mengatakan ketika orang berakal bertobat, hendaklah dia melakukan perkara-perkara di bawah ini, 1. Syarat Bertobat Selalu Beristighfar dengan Lisannya Dengan beristighfar, Allah membuka pintu-pintu tobat hambanya. Rasulullah ﷺ bersabda, dalam Hadist Riwayat Bukhari nomor 6307 yang artinya “Demi Allah, aku sungguh beristighfar pada Allah dan bertobat pada-Nya dalam sehari lebih dari 70 kali. Maka teruslah beristighfar agar Allah memberikan ampunannya dan juga ini adalah bentuk untuk terus mengingat Allah dalam setiap aktivitas. Dengan ini diharapkan juga seorang hamba dapat terus taat dan enggan berlaku lalai. 2. Syarat Bertobat Penyesalan di Dalam Hati Tentu dalam bertobat perlu sekali penyesalan yang mendalam dari seorang hamba-Nya. Karena jika tidak ada penyesalan, maka akan ada kemungkinan untuk mengulanginya kembali. Harusnya seorang hamba merasa malu karena setiap aktivitasnya dilihat oleh Allah. Maka hendaknya seorang hamba mengontrol aktivitasnya sesuai perintah Allah. Dan ketika sudah bertobat, berjanjilah untuk tidak mengulanginya lagi. Aturan Allah bukanlah sesuatu yang bisa disepelekan. Semua akan dimintai pertanggungjawaban, maka pergunakanlah waktu yang Allah beri untuk banyak-banyak bertobat dan beramal saleh. BACA JUGA Allah SWT Maha Pengampun, Jangan Pernah Berhenti Bertobat 3. Syarat Bertobat Bertekad untuk Tidak Mengulangi Dosa Selamanya Seorang muslim sering sekali merasa seakan bisa hidup sangat lama, maka dengan mudah ia mengulangi dosa-dosa yang sudah jelas-jelas Allah larang. Hal itu dengan alasan yakin bahwa akan ada waktu lagi untuk bertobat. Padahal, tidak ada seorang pun yang tahu apa yang akan terjadi bahkan satu detik ke depan. Jadi berhentilah untuk mengulangi segala dosa dan berjanjilah untuk istiqomah pada ketaatan. Jangan sampai seorang hamba menyesal dikemudian hari dan ingin memperbaiki hal yang sudah tidak bisa diperbaiki. 4. Syarat Bertobat Mengekang Anggota Badan untuk Tidak Berbuat Dosa Dalam meninggalkan dosa butuh ketegasan yang kuat pada diri sendiri. Seperti menjaga mata dari melihat hal yang diharamkan, menjaga lisan dari berkata kasar, menjaga tubuh dari kemaksiatan dan menjaga pikiran agar selalu bersandar pada Islam. Semua butuh usaha yang tidak mudah, maka berbahagialah bagi seorang hamba yang bisa menjaga dirinya dari berbuat dosa. Semua itu butuh pembiasaan dan konsistensi. Karena bila diri dibiasakan dengan dosa, maka akan terbiasa berbuat dosa, begitu pun sebaliknya. 5. Syarat Bertobat Mencintai Akhirat Perbanyaklah mengingat akhirat dan jadikanlah akhirat sebagai tujuan. Karena dunia hanyalah sementara dan jangan sampai seorang hamba tenggelam di dalamnya. Rasulullah ﷺ juga bersabda yang artinya, “Barang siapa cinta terhadap dunia, maka akan menyebabkan yang seseorang terpeleset, jatuh dalam kesalahan, kemaksiatan dan kebodohan.” BACA JUGA Saat Iblis pun Ingin Bertobat 6. Syarat Bertobat Membenci Kesenangan Duniawi Foto Unsplash Setan dengan sungguh-sunguh menggoda manusia agar dapat terfokus pada dunia. Maka seorang muslim harusnya sadar bahwa kesenangan dunia sering sekali melalaikan dari ketaatan. Hendaknya seseorang tidak terjebak dengan kesenangan dunia yang fana ini. Muslim harus tahu tujuan hidup yaitu beribadah kepada Allah. Karena bila hidup hanya seputar kesenangan duniawi, maka jika seorang hamba mati ia tidak akan memiliki bekal yang cukup. Oleh karena itu, hendaknya dunia dijadikan sarana untuk dapat menggapai ridha-Nya. 7. Syarat Bertobat Sedikit Berbicara Mengenai hal ini Rasulullah ﷺ bersabda, “Siapa yang banyak bicara maka banyak pula kesalahannya. siapa yang banyak salahnya maka banyak pula dosanya. Siapa yang banyak dosanya maka neraka adalah sebaik-baiknya tempat baginya.” Maka lebih baik diam ketimbang berbicara hal yang tidak baik. “Orang yang beriman kepada Allah dan hari kiamat, hendaknya berkata yang baik atau jika tidak bisa lebih baik diam” HR. Bukhari. 8. Syarat Bertobat Mengurangi Porsi Makan dan Minum Mengenai hal ini Rasulullah ﷺ bersabda, “Para wali kekasih Allah adalah orang yang membiasakan lapar dan haus. Siapa yang menyakiti mereka maka Allah akan membalasnya, membuka aibnya dan mengharamkan hidup di surga-Nya.” HR. Ibnu an-Najjar. Maka dalam Islam pun diajarkan untuk berpuasa, yang di dalamnya seorang hamba bisa lebih menjaga segala hawa nafsunya akan dunia. Dan Allah juga tidak menyukai orang-orang yang rakus atau berlebihan. 9. Syarat Bertobat Tekun dalam Menuntut Ilmu dan Beribadah Foto Unsplash Sebagaimana Islam sangat mengutamakan keduanya. Bagaimana tidak, dalam beribadah pastilah butuh pengetahuan dan ilmu dahulu sebelum akhirnya melakukannya. Maka jangan berhenti mencari ilmu yang sangat luas ini dan jadikan ilmu itu bermanfaat di jalan Allah, sebagai sarana beribadah dan tentunya sebagai menambah kesadaran agar diri lebih taat. 10. Syarat Bertobat Sedikit Tidur Maksudnya adalah hendaknya siang hari selalu dipenuhi dengan berbuat baik dan melaksanakan ketaatan. Jangan lupa juga untuk memohon ampun kepada Allah. dan di malam hari sedikit tidur, lalu bermunajat kepada-Nya. Karena itu adalah ciri orang yang dicintai oleh Allah. Itulah sepuluh syarat bertobat yang harus diketahui dan tentunya dilaksanakan. Semoga setiap muslim bisa selalu bertobat dan memohon ampun kepada Allah. SUMBER Nasha ih al-ibad fi Bayani Alfahzi al-Munabbihat’ala Isti’dad Li Yaum al-Ma’ad Oleh Syekh Nawawi al-batani Penerjemah Fuad Saifudin Nur WALIPUSTAKA 2016
Pertobatan Saulus adalah pertobatan yang sangat tekenal,namun pertobatan bukanlah terjadi secara tiba-tiba melainkan...​1. Pertobatan Saulus adalah pertobatan yang sangat tekenal,namun pertobatan bukanlah terjadi secara tiba-tiba melainkan...​2. pertobatan merupakan suatu proses artinyaA. robot merupakan suatu peristiwa yang langsung terjadiB. pertobatan seseorang terjadi melalui orang lainC. pertobatan seseorang berlangsung sedikit demi sedikitD. proses pertobatan seseorang berlangsung dari hal-hal yang biasa3. apa yang terjadi ketika seseorang bertobat?4. hendaklah seseorang itu bertobat dengan tobat​5. pertobatan anak bungsu terjadi pada waktu?​6. 7. Seseorang yang bertobat dengan memperbaiki diri menjadi lebih baik adalah..​7. 1 . pada usia nerapa bertobat?2. apa yang menjadi faktor pertobatanya ?3 . apa saja disankan perbedaan dalam hidupnya sebelum bertobat dan sesudah? bertobat sebutkan 3 saja!4 . apakah setelah bertobat masih pernah berbiat dosa? jika iya apa yang kemudian dilakukan5 . mengapa kita harus bertobatnama pelajaran agama Kristen ​8. bagaimana paulus bertobat dan menjadi rasul​9. secara umum para ahli makrifat membagi tobat menjadi tiga bagian. jelaskan pembagian tobat​10. 30. Apa yang terjadi jika seseorang tidak mau bertobat?​11. si fulan bertobat...dikatakan jika bertobat imannya akan kembalikenapa keesokan harinya si fulan jadi futur padahal jarak antara tobatnya si fulan dan kemunculan futur tsb tidak lama seperti 1 jam setelah tobat 12. sekawanan penjahat bertobat dan menjadi orangbaik karena13. Yakub bertobat setelah bergaul melalui mimpi dengan malaikat Allah dan sebagai tanda pertobatan Allah menggantikan nama yakup jadi​14. Para ulama membagi tobat menjadi .... macam​15. * Menceritakan Pertobatan Solus menjadi Partus!Boca Alkitab kisah Para Rasul*Ceritakan "Bagaimana kamu Bertobat!​16. Perbedaan yang sangat jelas antara orang yang sudah bertobat dan orang yang belum bertobat adalahA. Orang bertobat tekun membaca firman Tuhan, yang belum bertobat tidakB. Orang bertobat tekun menabung , yang belum bertobat tidakC. Orang bertobat makan teratur, yang belum bertobak tidakD. Orang bertobat suka nyanyi, yang belum bertobat tidak​17. Apa yang terjadi jika seorang tidak mau bertobat18. Apa yang terjadi jika manusia tidak mau bertobat19. Tobat yang diterima oleh Allah ....tobat khawasatobat awambtobat akhas al-Khawastobat al-akhasdtobat nasuha​20. 1. Apabila syarat tidak dipenuhi, tobat menjadi *​ 1. Pertobatan Saulus adalah pertobatan yang sangat tekenal,namun pertobatan bukanlah terjadi secara tiba-tiba melainkan...​JawabanSebelum mengalami pertobatan, Paulus, waktu itu dikenal dengan nama Saulus, adalah seorang Farisi dan sering menganiaya umat Tuhan dalam suratnya di Galatia 1 13-14Kitab Kisah Para Rasul mencatat pengalaman pertobatan Paulus pada tiga bagian berbeda, lebih terperinci dibandingkan surat-suratnya. Dalam kitab tersebut termuat bahwa Paulus dalam perjalanan dari Yerusalem ke Damsyik, di Siria, dengan mandat dari imam-imam kepala untuk mencari dan menangkap para pengikut Yesus untuk dibawa ke Yerusalem untuk diinterogasi dan dihukum. Dan ditengah perjalanan Tuhan berbicara kepada Paulus. 2. pertobatan merupakan suatu proses artinyaA. robot merupakan suatu peristiwa yang langsung terjadiB. pertobatan seseorang terjadi melalui orang lainC. pertobatan seseorang berlangsung sedikit demi sedikitD. proses pertobatan seseorang berlangsung dari hal-hal yang biasa C. Pertobatan seseorang berlangsung sedikit demi sedikit. Karena proses pertobatan membutuhkan waktu untuk diselesaikan, sehingga dilakukan secara sedikit demi sedikit. Peribahasanya sedikit sedikit lama lama jadi bukit Semoga membantu 3. apa yang terjadi ketika seseorang bertobat? perilaku nya berubah menjadi baik, ibadah nya menjadi rajin 4. hendaklah seseorang itu bertobat dengan tobat​ PENDAHULUANMUNGKIN MAKSUD SOAL TERSEBUT ADALAH HENDAKLAH SESEORANG ITU BERTOBAT DENGAN...JAWABANDENGAN PENUH PENYESALAN DAN IKHLASPENJELASANTOBAT DAPAT DIARTIKAN SEBAGAI MENYUCIKAN DIRI DARI DOSA DOSA YANG PERNAH DIPERBUAT. TOBAT HARUS DILAKUKAN DENGAN PENUH PENYESALAN DAN IKHLAS, AGAR INSHA ALLAH TOBAT KITA TOBAT KITA HANYA SESAAT DAN JIKA SUDAH MELAKUKAN TOBAT. KEMUDIAN MELAKUKAN LAGI DOSA YANG SAMA,MAKA TOBAT YANG DIPERBUAT HANYALAH SIA - MEMBANTU 5. pertobatan anak bungsu terjadi pada waktu?​Jawabanwaktu dia mau insaf ....... 6. 7. Seseorang yang bertobat dengan memperbaiki diri menjadi lebih baik adalah..​Jawabanberubah menjadi lebih baikPenjelasansemoga membantu ya Jawabanberubah menjadi lebih baikdan tidak berbuat dosa lagiPenjelasanmaap kalo salah ya 7. 1 . pada usia nerapa bertobat?2. apa yang menjadi faktor pertobatanya ?3 . apa saja disankan perbedaan dalam hidupnya sebelum bertobat dan sesudah? bertobat sebutkan 3 saja!4 . apakah setelah bertobat masih pernah berbiat dosa? jika iya apa yang kemudian dilakukan5 . mengapa kita harus bertobatnama pelajaran agama Kristen ​Jawaban tdk perlu ingat jalan allah swt. 8. bagaimana paulus bertobat dan menjadi rasul​Jawabandia bertobat setelah dibutakan oleh YesusPenjelasankarena dia dulu adalah seorang terpandang dia menindas umat Tuhan ketika ibadah akhirnya Yesus membutakan Paulus selama 3 hari dan Paulus pun bertobat 9. secara umum para ahli makrifat membagi tobat menjadi tiga bagian. jelaskan pembagian tobat​JawabanSebelum mengalami pertobatan, Paulus, waktu itu dikenal dengan nama Saulus, adalah seorang Farisi dan sering menganiaya umat Tuhan dalam suratnya di Galatia 1 13-14Kitab Kisah Para Rasul mencatat pengalaman pertobatan Paulus pada tiga bagian berbeda, lebih terperinci dibandingkan surat-suratnya. Dalam kitab tersebut termuat bahwa Paulus dalam perjalanan dari Yerusalem ke Damsyik, di Siria, dengan mandat dari imam-imam kepala untuk mencari dan menangkap para pengikut Yesus untuk dibawa ke Yerusalem untuk diinterogasi dan dihukum. Dan ditengah perjalanan Tuhan berbicara kepada Paulus. 10. 30. Apa yang terjadi jika seseorang tidak mau bertobat?​Jawabanhidupnya terasa suram mungkinakan mendapat balasan apa yang mereka perbuat di dunia semasa hidupnya/akan terkena azab 11. si fulan bertobat...dikatakan jika bertobat imannya akan kembalikenapa keesokan harinya si fulan jadi futur padahal jarak antara tobatnya si fulan dan kemunculan futur tsb tidak lama seperti 1 jam setelah tobat Seorang ulama sufi terkemuka di Marwah, Basrah, berteman dengan seorang ahli ibadah yang baru tobat dari maksiat. Dia rajin shalat malam dan selalu puasa Senin-Kamis. Pada suatu ketika, Manshur bin Ammar, nama ulama itu, putus kontak dari temannya. Khalayak mengabarkan jika dia sedang sakit. Manshur pun pergi ke rumah si fulan untuk menjenguknya. Anak perempuannya lantas menemui Manshur. Dia pun mengantar Manshur menemui sakit ternyata sedang tidur di ranjang di tengah rumah. Mukanya menghitam, matanya berlinang air mata dan bibirnya bengkak. Manshur lantas berkata kepadanya, "Wahai saudaraku, perbanyaklah berkata laila ha illallah." Dia pun membuka mata dan menatap mata Manshur dengan tajam lalu tak sadarkan mengulanginya hingga tiga kali. Pada bisikan ketiga, temannya itu bangun. Dia berkata kepada Manshur. "Wahai Manshur, aku telah terhalang dari kalimat itu. Lidahku kelu tidak mampu mengucapkannya." Manshur lantas bergumam, "La hawla wala quwwata illa billahil aliyyil adhim' tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang Mahatinggi dan Mahaagung. "Wahai saudaraku, di manakah shalat, puasa, dan tahajudmu?"Temannya pun membuat pengakuan. Dia bertobat bukan untuk Allah. Tobatnya hanya palsu. Semua ibadah itu dilakukan hanya untuk dihormati orang. Ibadahnya menghilang saat sedang menyepi sendiri. "Bila aku menyepi seorang diri, aku masuk ke dalam rumah dan menutup gorden. Aku minum khamar dan menentang Allah dengan kemaksiatan-kemaksiatan," kata temannya dia ditimpa penyakit hingga hampir wafat, dia lantas menyuruh anak perempuannya untuk mengambilkan mushaf. Kemudian, dia berdoa, "Ya Allah, demi Allah yang menurunkan Alquran yang agung dengan kebenaran, mohon sembuhkanlah aku! Aku berjanji tidak akan kembali melakukan dosa untuk selamanya," kata dia, seperti dituturkan Manshur. Allah pun mengabulkan doanya. Dia sembuh dari sembuh, dia kembali sering melakukan maksiat. Uangnya dihamburkan di jalan haram. Dia terlena dalam kesenangan dunia hingga beberapa lama. Sampai pada suatu hari, dia kembali diserang penyakit. Kondisi badannya terus memburuk hingga fulan ini kemudian kembali memerintahkan keluarganya untuk membawakan mushaf. Lantas, dia pun mulai membaca Alquran. "Lalu aku pegang mushaf itu seraya berdoa, 'Ya Allah, demi Allah yang telah menurunkan kitab-Mu yang mulia, mohon sembuhkanlah aku dari penyakitku ini."Allah masih mendengar doa fulan. Penyakitnya pun kembali disembuhkan. Nyatanya si fulan kembali terjerembap ke jurang dosa. Seperti biasa, dia kembali meminta keluarganya mengambil mushaf. Hanya, matanya kali ini sudah tidak bisa kemudian bercerita kepada Manshur. Saat berdoa kepada Allah SWT untuk memohon kesembuhan, tiba-tiba terdengar suara seperti orang memanggil. "Engkau bertobat tatkala engkau sakit dan kembali ke perbuatan dosa saat engkau sembuh. Betapa banyak dia menyelamatkanmu dari kesusahan dan betapa banyak dia menyingkap musibah saat engkau diuji. Tidakkah engkau takut kematian mendatangimu saat engkau bergumul dengan dosa yang kau mainkan?'Usai mendengar kisah si fulan, Manshur pun keluar dari rumahnya sambil berderai air mata. Belum sampai Manshur tiba di depan rumah, sampailah berita bahwa si fulan telah meninggal dunia. Dikutip dari buku Taubat dari Dosa yang Tersembunyi karangan Fariq Gazim Anuz.karangan yang kudapat kan oleh Fariq gazim si fulan Berdusta kepada allah dia janji di tidak akan melakukannya shalat , dan membaca al quran. 12. sekawanan penjahat bertobat dan menjadi orangbaik karena karena dia telah mengetahui atau menyadari apa yg ia perbuat adalah suatu kesalahan dan itu membuat orang lain dan diri nya sendiri menjadi rugikarena mereka sadar kalau yg mereka lakukan selama ini tidak baik semoga membantu 13. Yakub bertobat setelah bergaul melalui mimpi dengan malaikat Allah dan sebagai tanda pertobatan Allah menggantikan nama yakup jadi​JawabanIsraelPenjelasanYakub bergulat dengan malaikat ditemukan pada Kejadian 3222-32, dan dirujuk pada Hosea 124. Catatan tersebut menyatakan bahwa Yakub berganti nama menjadi "Israel", yang artinya "Ia berjuang dengan Allah." Sosok yang bergulat dengan Yakub dideskripsikan sebagai malaikat, pria, atau Allah. Nama tempat dinama Yakub bergulat dinamai Peniel atau Penuel atau Phanuel. Menurut Kejadian 3229-30, kejadian tersebut terjadi saat perjalanan Yakub kembali ke Membantu Jangan lupa dijadikan jawaban Tercerdas Yahhhh 14. Para ulama membagi tobat menjadi .... macam​JawabanTaubat terdiri dari tiga macam tingkatan Pertama adalah taubat, kedua adalah inabah, ketiga adalah aubahPenjelasanmaaf kalo salah 15. * Menceritakan Pertobatan Solus menjadi Partus!Boca Alkitab kisah Para Rasul*Ceritakan "Bagaimana kamu Bertobat!​Jawabanpaulus bertobat dengan tuhan menampakan diri kepada paulus, tuhan berbicara pada paulus mengapa engkau meaniyaya aku paulus sangat takut dan paulus langsung mata paulus menjadi buta dan iapulang kerumah nya dan datanglah nabi untuk menyembukan nya setelah sembuh ia di babtisdan paulus akhir nya memberitakan firman tentang tuhan aminPenjelasanmenurut isi bertobat dengan melakukan a. membaca sekolah minggu c. selalu berdoad. meminta pengampuna pada membuat hal yang tercelah dari alkitab 16. Perbedaan yang sangat jelas antara orang yang sudah bertobat dan orang yang belum bertobat adalahA. Orang bertobat tekun membaca firman Tuhan, yang belum bertobat tidakB. Orang bertobat tekun menabung , yang belum bertobat tidakC. Orang bertobat makan teratur, yang belum bertobak tidakD. Orang bertobat suka nyanyi, yang belum bertobat tidak​Perbedaan yang sangat jelas antara orang yang sudah bertobat dan orang yang belum bertobat adalah ...A. Orang bertobat tekun membaca firman Tuhan, yang belum bertobat tidak 17. Apa yang terjadi jika seorang tidak mau bertobat Jawabandia akan mendapat karma nya dan akan masuk nerakaPenjelasan 18. Apa yang terjadi jika manusia tidak mau bertobatJawabankemungkinan mereka akan masuk neraka seperti yang di janjikin oleh nabi kita barang siapa bertobat dan tidak melakukannya lagi maka ia akan masuk syurga dan kebalikannya jika orang tidak mau bertobat maka ia akan masuk nerakaJawabanakan banyak orang lain yg tidak mau bergaul dengan kita karna telah melakukan kesalahan dan kita tidak mau berubah untuk lebih baik lagi bertobatPenjelasanjika ada orang yg membeci mu maka maafkan kan lah jangan kau dendam ^_^semoga membantuya^_^ 19. Tobat yang diterima oleh Allah ....tobat khawasatobat awambtobat akhas al-Khawastobat al-akhasdtobat nasuha​JawabanD. tobat nasuha tobat nasuha artinya taubat dengan sungguh-sungguh 20. 1. Apabila syarat tidak dipenuhi, tobat menjadi *​Jawabantidak sahPenjelasanklo mau sah semua syaratnya harus dilaksanakan-Benar-benar Menyesal. Maksudnya adalah bersungguh-sungguh menyesal telah melakukan dosa, dan bertekad untuk tidak mengulanginya. -Memperbanyak Perbuatan Baik. -Melaksanakan Sholat Wajib 5 Waktu. -Sholat 2 Rakaat setelah Wudhu. -Banyak membantuJawabantidak sahPenjelasanmaaf kalau salah dan semoga membantu
Oleh Dr. Eddy Peter Purwanto Diadaptasi dari Richard Baxter’s A Treatise on Conversion yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Inggris modern oleh Dr. Hymers, Jr dalam A Puritan Speaks To Our Dying Nation. “Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka” Roma 316. Ada sejumlah besar manusia yang ada di dunia ini yang belum mengalami pertobatan! Namun dalam kehidupan mereka seolah-olah semua yang mereka lakukan benar. Jika Anda datang kepada dua puluh orang dari antara mereka dan bertanya kepada mereka apakah mereka telah bertobat, beberapa dari mereka akan berkata mereka harap demikian, tetapi mereka tidak yakin. Beberapa mungkin akan mentertawakan Anda atau bahkan menjadi marah dengan Anda karena pertanyaan Anda ini. Banyak orang yang bahkan tidak mau tahu apa pertobatan itu, bahkan walaupun Alkitab dengan jelas mengatakan kepada mereka bahwa jika mereka tidak bertobat mereka tidak dapat masuk ke dalam kerajaan sorga. Apa yang Anda pikirkan ketika seseorang bertanya kepada Anda apakah Anda sudah bertobat? Apakah Anda benar-benar telah mengalaminya? Apakah Anda pernah bertanya kepada diri Anda sendiri, “Apa yang akan terjadi kepada diri saya jika saya tidak bertobat?” Kiranya Anda dapat disadarkan kebutuhan Anda akan pertobatan melalui beberapa hal berikut ini. 1. Selama Anda tidak bertobat, Anda tidak benar-benar menjadi anak Allah, atau orang Kristen sejati, karena Anda tidak sungguh-sungguh mengenal Yesus Kristus. Oleh sebab itu Anda tidak dapat berkata bahwa Allah adalah Bapamu. Anda masih menjadi musuh Allah, karena Anda bukan anak-Nya. Hati Anda masih mengutamakan hal-hal duniawi. Seluruh dunia dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu anak-anak Allah dan anak-anak Iblis. Hanya orang-orang yang telah bertobat yang adalah anak-anak Allah Yohanes 111-12; Roma 89. Setiap orang yang tidak bertobat adalah anak-anak Iblis, seperti yang Kristus sendiri katakan kepada kita Yohanes 844. “Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis” 1 Yohanes 310. Hanya dengan iman yang menyelamatkan di dalam Kristus yang dapat menjadikan Anda sebagai anak-anak Allah Galatia 326; Efesus 317. Orang yang tidak bertobat tidak memiliki iman yang menyelamatkan di dalam Kristus. Ketika Anda berdoa, Anda tidak dapat dihibur karena Allah bukan Bapamu. Pertobatanlah yang membuat hatimu berbalik kepada Allah, dan jika Ia tidak memiliki hatimu, Anda bukanlah anak-Nya. Tidak ada seorangpun yang tidak bertobat yang adalah anak Allah. Anda mungkin memanggil Allah sebagai Bapamu sebanyak yang Anda mau, tetapi Ia tidak akan pernah setuju bahwa Anda adalah anak-Nya kecuali Anda bertobat. Anda mungkin memanggil Dia “Tuhan, Tuhan” sampai Anda mati, tetapi Ia akan mengatakan kepada Anda bahwa Ia tidak mengenal Anda Matius 722. Anda secara natur berbeda dengan orang-orang yang telah bertobat. Natur yang sunguh menunjukkan pertobatan sejati. Oleh sebab itu Anda harus dengan rendah hati dan menghancurkan kepercayaan Anda pada kemampuan diri Anda sendiri atau percaya kepada hal-hal lain, sehingga Anda dapat dicangkokan di dalam Yesus Kristus, pohon anggur yang hidup. Tidak peduli apa yang Anda katakan, Anda hanyalah ranting yang mati, dan Anda harus dikumpulkan dan dibakar ke dalam api Yohanes 151, 4-6. Tidak mungkin menjadi manusia tanpa dilahirkan, dan lebih lagi tidak mungkin menjadi orang Kristen tanpa dilahirkan kembali. Bersatu dengan Kristus dan orang-orang Kristen sejati ada di dalam hati. Kata-kata dan doa tidak akan mempersatukan hatimu dengan Yesus Kristus. “Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka” Roma 316. 2. Saya minta Anda untuk memikirkan hal ini lebih jauh lagi; tidak ada pengharapan keselamatan bagi orang yang tidak bertobat yang hidup dan mati dalam kondisi tanpa pertobatan. Ini adalah kebenaran, entah Anda suka atau tidak. Jika ini menyinggung Anda, Anda disinggung oleh perkataan-perkataan Kristus. Bahkan jika Anda berkata bahwa perkataan ini keras, ini adalah keterus-terangan, karena Allah tidak dapat berbohong. Ingat apa yang Kristus katakan “sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga” Matius 183. Ketika Anda membaca itu, Anda berat untuk mempercayainya. Apakah kemunafikan itu, itu adalah jika Anda berkata bahwa Anda adalah orang Kristen, tetapi tidak mempercayai perkataan-perkataan Yesus Kristus ini. Apa yang ingin Anda peroleh dengan ketidakpercayaan ini? Itu hanya akan memimpin Anda kepada delusi diri sendiri dan kehancuran. Jika Anda tidak mempercayai Kristus, bagaimana mungkin saya dapat berharap Anda mempercayai saya? Suatu hari nanti Kristus akan berkata, “Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap” Matius 2213. Dan di sana Anda akan menangis dan mengertakan gigi. Jika Kristus tidak dipercayai, tidak ada orang yang dapat ia percayai. Tetapi jika Kristus dipercaya, tidak ada orang yang tidak bertobat dapat masuk ke dalam kerajaan sorga. Janganlah menjadi begitu bodoh sehingga berpikir bahwa perkataan-perkataan ini adalah perkataan saya. Perkataan-perkataan ini adalah perkataan-perkataan Yesus Kristus! Jika Setan dan dosa telah mengeraskan hati Anda sehingga Anda tidak mau percaya, ingatlah bahwa Kristus telah mengatakan kepada Anda bahwa jika Anda tetap tinggal dalam kondisi tanpa pertobatan Anda tidak akan masuk ke dalam kerajaan sorga. Anda akan mengingat perkataan-perkataan-Nya entah Anda mau atau tidak. “Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka” Romans 316. 3. Pikirkan lebih jauh lagi – ketika Anda tetap tinggal dalam ketidakbertobatan Anda tidak dapat menerima pengampunan dosa. Semua dosa yang pernah Anda lakukan menghakimi Anda. Anda harus mempertanggungjawabkan setiap kesalahan Anda di hadapan Allah. Anda akan menderita karena dosa-dosa Anda dalam kekekalan jika Anda tidak mau bertobat. Ketika Kristus berbicara tentang orang-orang yang dikeraskan hatinya oleh dosa yang tak terampunkan, karena mereka menolak anugerah-Nya yang mempertobatkan, Ia menambahkan, “supaya mereka bertobat dan mendapat ampun” – KJV Markus 412. Anda dapat melihat bahwa ini maksudnya adalah dosa-dosa Anda tidak akan diampuni kecuali Anda bertobat. Pikirkan betapa mengerikannya ini ketika seluruh dosamu tidak diampuni. Satu dosa yang tak terampunkan akan membawa Anda ke dalam penhukuman untuk selama-lamanya. Apa yang akan terjadi kepada Anda jika Anda memiliki ribuan dosa yang tak terampunkan? Tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa orang berdoa yang tak terampuni ini adalah orang yang masih terhilang, sama seperti iblis mereka sendiri yang membuat dirinya terhilang. Kristus menjelaskan kepada Anda bahwa ini akan menjadi kalimat untuk Anda “Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnyaDepart” Matius 2541. “tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka” Ibrani 1026-27. Betapa mengerikannya bagi Anda yang berdiri di depan tahta pengadilan Allah dengan membawa dosa yang tak terampuni itu! Pengadilan Anda karena dosa ini akan menjadi lebih berat bagi jiwamu dibandingkan dengan gunung yang menimpa tubuhmu, dan itu akan mendorong kamu jatuh ke dalam api yang kekal. Dosa yang tak terampunkan adalah bahan bakar untuk Neraka. Anda tidak dapat diselamatkan setelah Anda mati. Ini sudah sangat terlambat untuk diselamatkan dan untuk selama-lamanya. Anda harus bertobat sekarang, ketika Anda masih hidup, atau Anda akan menghabiskan kekekalan Anda dalam nyala api. Saya tidak mengada-ada dengan doktrin yang sangat mengerikan ini. Inilah yang diajarkan diseluruh Alkitab. Anda akan berkata, “Tuhan, Tuhan, bukalah untuk kami.” Tetapi Kristus akan berkata, “Aku tidak mengenal kamu” Matius 2511-12. Ia kemudian akan berkata, “Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” Ini adalah kata-kata-Nya sendiri Matius 721-23. Jika Anda berharap berdiri di sebelah kanan Kristus, dan tidak dikirim ke dalam kebinasaan kekal, Anda harus menemukan Kristus sekarang untuk pengampunan atau dosa-dosa Anda. Tak seorangpun memperoleh pengampunan setelah ia mati. Saya mengatakan hal yang sama yang Petrus katakan kepada orang banyak dalam khotbahnya di Bait Suci “Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan…” Kisah Rasul 319. Saya berharap Anda mau memperhatikan dengan seksama perkataan-perkataan ini. Ayat ini menunjukkan bahwa tidak ada satu dosapun yang dihapuskan kecuali ia bertobat. “Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka” Romans 316. 4. Hal selanjutnya yang saya ingin Anda pikirkan adalah bahwa Selama Anda tidak bertobat, Anda adalah hamba dan budak Setan. Anda di bawah kuasa Setan, dan dikendalikan oleh dia sebagai tawanannya. Anda mungkin tidak berpikir demikian, namun itulah kebenarannya. Allah telah menjelaskan kepada kita bahwa itulah kondisi Anda yang sebenarnya dalam kondisi Anda yang tidak bertobat. Kecuali seseorang mengalami pertobatan ia menjadi budak tawanan Setan. Hanya ketika Anda bertobat maka Anda menjadi manusia yang merdeka – menjadi anak-anak Allah. “Barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis… Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis …” I Yohanes 38-10. Arti dari ayat ini adalah bahwa seseorang yang memberikan hatinya untuk dosa menjadikan dia milik Iblis; dan ia yang memberikan hatinya kepada Kristus menjadikan ia anak Allah. Iblislah yang membuat Anda membenci pikiran tentang pertobatan, atau ia membuat Anda berpikir bahwa Anda telah bertobat. Setanlah yang memberitahukan kepada Anda bahwa Anda masih memiliki banyak waktu dan tidak perlu kuatir karena Anda masih memiliki banyak waktu untuk diselamatkan. Alkitab menjelaskan kepada kita bahwa ini adalah pekerjaan Setan, yang menjadi alasan Kristus datang untuk membinasakannya 1 Yohanes 38. Jika seseorang dimasukkan ke dalam penjara dan ditempatkan di penjara bawah tanah yang gelap, ia pasti akan berteriak, “Oh, saya mau bebas dari sini!” Anda dapat dibebaskan dari tawanan Setan – tetapi Anda tidak mau! Kristus telah menyediakan Darah-Nya sebagai penebusan atas dosa-dosa Anda. Ia menawarkannya kepada Anda. Tetapi Anda tidak menginginkannya. Allah “mau agar semua orang diselamatkan, dan mengenal kebenaran,” tetapi kebanyakan orang tidak ingin diselamatkan. Mereka ingin tetap tinggal dalam perbudakan Setan. Ingatlah ini semua orang adalah budak Iblis kecuali mereka bertobat. Jika Anda tidak ingin hidup dan mati sebagai budaknya, jangan menunggu terlalu lama untuk bertobat. “Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka” Roma 316. 5. Kebinasaan dan duka cita dari orang yang tidak bertobat lainnya adalah tidak ada satupun yang Anda lakukan berkenan di hadapan Tuhan. Doa, menghadiri kebekatian di gereja, membaca Alkitab, memberikan persembahan, bersaksi – tidak ada satu pun dari semua itu yang diperkenan Allah jika Anda belum bertobat. Allah tidak berkenan dengan semua itu, dan membenci semua itu, bahkan walaupun itu adalah perbuatan terbaik yang ditunjukkan oleh orang yang belum bertobat. “Siapa memalingkan telinganya untuk tidak mendengarkan hukum, juga doanya adalah kekejian. ” Amsal 289. Orang-orang berdosa yang tidak bertobat tidak menyadari bahwa doa-doa mereka dan keaktifan mereka ke gereja, dan semua bentuk pelayanan yang mereka lakukan dibenci oleh Tuhan! “Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu.” Lukas 1615. “Engkau membenci semua orang yang melakukan kejahatan. ” Mazmur 55. “Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi TUHAN” Amsal 165. Tolong jangan berpikir bahwa saya sedang menjelaskan kepada Anda untuk tidak berdoa, atau membaca Alkitab, atau pergi ke gereja. Saya pasti tidak bermaksud untuk mengatakan kepada Anda berhentilah melakukan tugas-tugas pelayanan ini. Itu semua akan menjadi berarti untuk Allah gunakan mempertobatkan Anda. Tetapi, yang sedang saya bicarakan di sini bahwa apa yang Anda kerjakan ini sama sekali tidak akan menolong Anda dan hanya akan membantu Anda menjadi seperti orang Farisi di zaman Yesus. Anda harus menarik diri dari dosa ini dan berhenti menolak anugerah Allah. Datanglah dengan segenap hatimu kepada Yesus Kristus dan bertobatlah. Tidak ada satu pun yang Anda lakukan benar-benar berkenan kepada Allah kecuali Anda bertobat. “Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah” Roma 88. Hanya orang yang telah bertobat yang dapat diperkenan Allah. Jika Anda terus hidup seperti sekarang ini, Anda tidak akan pernah diperkenan Allah. “Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka” Roma 316. 6. Keruntuhan lainnya dari orang-orang yang belum bertobat adalah bahwa mereka terus menerus hidup dalam bahaya penghukuman. Walaupun Tuhan dengan sabar menahan untuk mendatangkan penghakiman-Nya, orang-orang yang tidak bertobat terus menerus hidup dalam bahaya penghukuman. Mereka hidup di bawah murka Allah. Mereka berada di bawah kutuk hukum Taurat. Mereka tidak mengetahui kapan hari penghakiman itu akan dijatuhkan kepada mereka. Tidak ada orang yang belum bertobat dapat menjelaskan berapa lama lagi ia akan hidup di dunia ini. Penghakiman dan kematian dapat datang setiap saat. Orang yang akan pergi ke Neraka tidak tahu bila mungkin saja itu terjadi hari ini. Setiap orang, jika mereka memikirkan semua ini, mereka tidak pernah dapat merasa damai dan aman. Tiap detik Anda hidup di tepi jurang Neraka! Anda bisa saja jatuh segera ke dalamnya. Anda mungkin berada di Neraka satu jam dari sekarang! Setiap pagi ketika Anda bangun, dan setiap malam ketika Anda merebahkan tubuh Anda ke tempat tidur, Anda tidak akan pernah tahu jika Anda akan berada di Neraka di hari esok. Banyak orang yang sedang sekarat sudah ketakutan ketika mereka berpikir mungkin satu atau dua hari lagi mereka akan berada di antara iblis di Neraka! Oh, betapa ini pikiran yang sangat mengerikan! Betapa mengerikannya tinggal di antara iblis dengan cakarnya yang mengerikan, di bakar dalam api yang sangat-sangat mengerikan, tanpa obat untuk menahan asa sakit, tersiksa dengan rasa haus siang dan malam! Biarlah pemikiran demikian membuat Anda tidak bisa tidur sebelum Anda benar-benar bertobat. Kecuali bertobat, Anda tidak akan pernah yakin dapat selamat. Anda akan terus menerus berada dalam bahaya di sepanjang waktu! “Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka” Roma 316. 7. Dari semua poin ini ada hal yang mengerikan lainnya bagi orang yang belum bertobat – mereka tidak memiliki alasan untuk menikmati kedamaian walau hanya satu jam! Bagaimana orang dapat bahagia dalam kondisi seperti ini? Jika mata Anda dicelikkan, maka Anda akan mengalami ketakutan dan mencoba untuk keluar dari dosa-dosa Anda dan pikiran Anda! Anda juga akan mengalami ketakutan yang memimpin Anda masuk ke dalam pertobatan, jika semua hal ini menjadi riil bagi Anda. Ini sama persis dengan apa yang terjadi ketika seseorang ingin bunuh diri, sangat mirip dengan orang yang mengalami pertobatan – namun bedanya itu tanpa anugerah. Dalam hal bunuh diri, pikiran melihat hidup ini tanpa pengharapan. Tidak ada ketenangan, siang maupun malam, seperti itulah kondisi depresi pada saat melihat hidup tanpa pengharapan. Sehingga, seseorang memutuskan untuk bunuh diri. Dalam hal pertobatan, bagian pertamanya sama dengan itu. Seseorang mengalami depresi siang maupun malam. Mereka melihat hidup ini tidak ada pengharapan dan dosa-dosa mereka sendiri terlihat begitu mengerikan. Tetapi, oleh anugerah, mereka dengan sepenuh hati berbalik kepada Kristus – dari pada bunuh diri. Dengan cara inilah depresi memimpin orang untuk bunuh diri atau bertobat yang mana mula-mulanya sangat mirip. Biarkanlah pikiran ini datang kepada Anda ketika Anda sedang tertawa bersama dengan teman-teman Anda – “Oh, tetapi saya belum bertobat!” Ketika Anda di tempat kerja, atau di sekolah, atau di tempat bermain, sebaiknya Anda berpikir, “Oh, tetapi saya belum bertobat!” Dan setiap malam, ketika Anda mau tidur, kiranya Anda berpikir, “Oh, tetapi saya belum bertobat!” Kiranya pikiran ini datang ke dalam pikiran Anda ketika Anda bangun di pagi hari – simpanlah pikiran ini, “Saya belum bertobat.” Segala sesuatu yang Anda lihat atau pikirkan tentang itu semua akan mengingatkan Anda bahwa Anda belum bertobat – sampai Anda mau keluar dari kondisi yang sangat menyedihkan itu. “Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka” Roma 316. 8. Lebih lanjut, pikirkan, bahwa orang yang belum bertobat dan menolak keselamatan akan meningkatkan kebinasaan dan kesengsaraan mereka. Menjadi tidak bertobat ketika hidup di tengah-tengah orang-orang yang masih terhilang tidaklah mengherankan, beberapa orang lebih lagi berada dalam kegelapan seperti pada tengah malam. Tetapi menjadi tidak bertobat ketika berada di gereja dimana Injil selalu dikhotbahkan maka tidak ada alasan lagi, dan ini akan membuat kebinasaanmu bahkan lebih dahsyat pada hari Penghakiman. Allah belum meninggalkan Anda di dalam kegelapan. Tetapi Anda menutup mata Anda, dan berpaling dari kebenaran, serta menolak untuk berpikir dengan serius tentang semua hal ini. Anda harus mengerti bahwa khotbah yang Anda sedang dengar akan mempertobatkan atau menghukum Anda. Penolakan Anda untuk bertobat justru membuat pemberontakan Anda lebih dahsyat lagi, dan dosa-dosa Anda menjadi lebih buruk lagi, dibandingkan mereka yang memang tidak menghadiri gereja yang mengkhotbahkan Injil. Ingatlah ini, jika Anda mati tanpa pertobatan, Anda akan dihakimi. Orang-orang yang telah mendengar banyak khotbah akan mendapatkan tempat yang paling buruk di Neraka – penghukuman terdahsyat. “Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka” Roma 316. 9. Pikirkan lagi, lebih jauh Anda hidup dalam kondisi tanpa pertobatan, maka semakin lebih besar lagi penghukuman bagi Anda nantinya. Selama Anda tidak bertobat, Anda terus menerus hidup dalam pemberontakan melawan Allah. Anda menolak anugerah-Nya. Anda lebih mencintai dunia dan dosa dari pada Dia. Anda mengingkari Dia di dalam hati Anda. Orang yang belum bertobat senantiasa berpikir buruk tentang orang yang telah bertobat. Tetapi mereka bahkan lebih buruk lagi menghukum diri mereka sendiri. Mereka mentertawakan kita, namun sebenarnya mereka sedang menyakiti dan melukai diri mereka sendiri. Mereka menggoda orang lain untuk melakukan dosa, namun dengan demikian justru menjerumuskan diri mereka sendiri ke dalamnya. Mereka menyepelekan khotbah ini, namun itu justru mengirim diri mereka sendiri ke dalam api Neraka. Juga, pikirkanlah tentang fakta bahwa ketika Anda tetap tidak mau bertobat, berarti Anda betumbuh lebih dan lebih keras lagi di dalam dosa. Dan Allah akan meningalkan Anda lebih dan lebih lagi. Roh Kudus akan undur darimu. Dengan terus menerus hidup dalam dosa akan membuat diri Anda semakin buruk dan lebih buruk lagi. “Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka” Roma 316. 10. Selama Anda tetap tidak mau bertobat, berarti Anda merampok kebahagiaan Anda sendiri. Allah menawarkan kebahagiaan kepada Anda, dan Anda dapat memilikinya, tetapi Anda tidak mau menerimanya dengan menolak untuk bertobat. Sebenarnya Anda dapat memiliki Allah dari pada dunia, Kristus dari pada diri Anda sendiri yang penuh dosa, dan Roh Kudus dari pada Setan yang selalu menipu Anda. Anda dapat memiliki kesucian dari pada kejahatan, pembenaran dari pada penghukuman, berkat dari pada kutuk, damai sejahtera dari pada teror dan keamanan semu. Anda tidak tahu apa yang telah Anda biarkan terhilang setiap hari jika Anda tetap tidak mau bertobat – dan itu jauh lebih [berharga] dari kesenangan yang dosa dapat berikan kepada Anda. Tanyakan itu kepada setiap orang yang telah bertobat jika Anda tidak percaya kepada saya. Tanyakan kepada mereka, apakah mereka mau kembali hidup dalam kondisi tanpa pertobatan. Jika orang-orang ini menemukan bahwa mereka tidak menjadi lebih baik dari sebelumnya, pastilah mereka mau kembali kepada keadaan sebelumnya yaitu pada saat mereka belum bertobat. Tetapi para petobat sejati tidak akan melakukan ini untuk alasan apapun juga! Jika Anda tahu bahaya hidup yang sedang Anda hadapai sekarang, Anda harus segera meninggalkannya sama seperti orang yang segera lari keluar dari rumah yang terbakar, atau seseorang yang akan segera meninggalkan kapalnya yang bocor di lautan, karena jika ia tidak segera berenang ke pantai ia akan mengalami karam kapal dan tenggelam. Dan jika Anda tahu bahwa lebih baik Anda bertobat, Anda tidak akan menunggu lebih dari satu hari untuk melakukannya. Saya sekarang mau menunjukkan kepada Anda apa maksudnya menjadi tidak bertobat. Jika Anda dengan berani terus menerus hidup dalam ketidak-percayaan, dan dengan gegabah menolak apa yang saya sampaikan, jika Allah meninggalkan Anda sendirian, atau jika kematian datang kepada Anda yang masih dalam kondisi belum bertobat – maka Anda tidak dapat menyalahkan siapapun selain menyalahkan diri Anda sendiri. “Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka” Roma 316. This entry was posted on 1 March 2011. It was filed under Puritan and was tagged with Richard Baxter.
apa yang terjadi ketika seseorang bertobat